Cara Menyusui yang Baik dan Benar

Cara Menyusui yang Baik dan Benar:

Posisi Menyusui yang Baik
  1. Ibu harus duduk atau berbaring dengan santai
  2. Pikiran ibu dalam keadaan tenang (tidak tegang)
  3. Pegang bayi pada belakang bahunya, tidak pada dasar kepala
  4. Upayakan wajah bayi menghadap kepala ibu
  5. Rapatkan dada bayi dengan dada ibu atau bagian bawah payudara ibu
  6. Tempelkan dagu bayi pada payudara ibu, telinga bayi akan berada dalam satu garis dengan leher dan lengan bayi
  7. Jauhkan hidung bayi dari payudara ibu dengan cara mendorong pantat bayi dengan ibu dengan dalam (Soetjiningsih, 1997:86).

Langkah-langkah Menyusui yang Benar
  1. Sebelum menyusui ASI dikeluarkan sedikit, kemudian dioleskan pada puting dan di sekitar kalang payudara. Cara ini mempunyai manfaat sebagai desinfektan dan menjaga kelembapan puting susu.
  2. Bayi diletakkan menghadap perut ibu/payudara
  3. Payudara dipegang dengan ibu jari di atas dan jari yang lain menopang di bawah, jangan menekan puting susu atau kalang payudaranya saja.
  4. Bayi diberi rangsangan agar membuka mulut (rooting reflex)
  5. Setelah bayi membuka mulut, dengan cepat kepala bayi didekatkan ke payudara ibu dan puting serta kalang payudara dimasukkan ke mulut bayi.
  6. Melepas isapan bayi
  7. Setelah selesai menyusui, ASI dikeluarkan sedikit kemudian dioleskan pada puting susu dan di sekitar kalang payudara; biarkan kering dengan sendirinya.
  8. Menyendawakan bayi (Sotjiningsih, 1997:86).

Cara Pengamatan Teknik Menyusui yang Benar
Teknik menyusui yang tidak benar dapat mengakibatkan puting susu menjadi lecet, ASI tidak keluar optimal sehingga mempengaruhi produksi ASI selanjutnya atau bayi enggan menyusu. Untuk mengetahui bayi telah menyusu dengan teknik yagn benar, dapat dilihat :
1) Bayi tampak tenang
2) Badan bayi menempel pada perut ibu
3) Mulut bayi terbuka lebar
4) Dagu menempel pada payudara ibu
5) Sebagian besar kalang payudara masuk ke dalam mulut bayi
6) Bayi tampak menghisap kuat dengan irama perlahan
7) Puting susu ibu tidak terasa nyeri
8) Telinga dan lengan bayi terletak pada satu garis lurus
9) Kepala tidak menengadah
(Sotjiningsih, 1997:87).
Hal-hal yang Diperhatikan Pada menyusui Bayi
a. Susuilah bayi segera setelah lahir
b. Lakukan rawat gabung
c. Berilah bayi ASI saja pada bulan pertama dan kedua
d. Ibu yang menyusui sebaiknya makan makanan yang bergizi tinggi dan minum kurang lebih 8 – 12 gelas
e. Ibu harus istirahat yang cukup
f. Susuilah bayi dengan santai dan penuh kasih sayang
g. Jagalah kebersihan, gunakan pakaian yang longgar dan tidak kaku, serta gunakan BH khusus untuk menyusui. (Depkes RI, 1993:24)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s