Pengganti Air Susu Ibu (PASI)

Pengganti Air Susu Ibu (PASI):

Pengertian PASI
Pengganti Air Susu Ibu (PASI) adalah makanan bayi yang secara tunggal dapat memenuhi kebutuhan gizi serta pertumbuhan dan perkembangan bayi sampai berumur antara 4 dan 6 bulan (Soetjiningsih, 1997 : 182).
Cara menentukan bayi siap diberi PASI
  1. Bayi berusia 4-6 bulan mulai menunjukkan kesiapan untuk makan dengan mulai tumbuhnya gigi, dapat duduk, menjangkau barang yang dilihat dan memasukkan sesuatu ke dalam mulutnya.
  2. Pada usia 6 bulan lambung bayi telah siap untuk mencerna makanan padat.
  3. Bila berat badan bayi tidak bertambah berarti bayi tidak tumbuh maka ia perlu mendapat makanan pendamping ASI.
  4. Dari data KMS terlihat adanya kurva mendatar yang menunjukkan bahwa bayi memerlukan makanan pendamping ASI.
  5. Terdapat adanya penurunan produksi ASI yang kurang mencukupi kebutuhan bayi dan mengganggu pertumbuhannya sehingga diperlukan adanya makanan pendamping ASI (Utami Roesli : 2001)

Keadaan yang mengharuskan ibu menggantikan ASI kepada bayi atau anaknya antara lain :
  1. Air susu ibu (ASI) tidak keluar
  2. Ibu meninggal sewaktu melahirkan atau waktu bayi masih memerlukan ASI.
  3. ASI keluar te tapi jumlahnya tidak mencukupi kebutuhan bayi
  4. ASI keluar tetapi ibu tidak dapat terus menerus menyusui bayinya karena ibu berada di luar rumah (bekerja di kantor, kebun atau tugas lainnya). (Notoatmodjo, 2007 : 249)

Manfaat PASI
Manfaat PASI menurut Depkes (1993), adalah :
  1. Melengkapi zat gizi ASI yang sudah berkurang.
  2. Mengembangkan kemampuan bayi untuk menerima bermacam-macam makanan dengan berbagai rasa dan bentuk.
  3. Mengembangkan kemampuan bayi untuk mengunyah dan menelan.
  4. Mencoba adaptasi terhadap makanan yang mengandung kadar energi tinggi.

Hal-hal yang harus diperhatikan sebelum mengganti ASI dengan PASI
  1. Ibu harus mengetahui susu buatan yang cocok dengan anaknya
  2. Ibu hendaknya menguasai cara menyiapkan dan memberikan minuman buatan yang baik.
  3. Ibu juga harus mengetahui cara membersihkan dan mensterilkan alat-alat untuk membuat minuman buatan untuk mencegah kontaminasi.
  4. Tersedianya cukup air bersih untuk membuat minuman buatan dan membersihkan peralatan. (Depkes RI., 1993 : 31)

Macam-macam minuman Buatan
  1. Menurut rasa, misalya manis yaitu susu sapi yang diencerkan sendiri seperti : SG, S26, Alminron, Meiji manis, Morigana manis, Isomil, Enfamil, Vitalac dan lainnya. Rasa asam seperti Camelpo 2, Eledon, Dumex, Cap Bendera asam. Susu buatan rasa asam lebih tahan terhadap kontaminasi dari pada susu buatan manis.
  2. Menurut pH cairan : yaitu susu yang disamakan dengan ASI (acidified, non acidulated) contohnya seperti susu buatan manis.
  3. Menurut kandungan nutrien : seperti rendah laktosa, misalnya Almiron, Isomil, Sobee, rendah lemak seperti : Eledon yang terdiri dari lemak Carbo (C 8 – 10 = Middle Triglycerides atau MCT) misalnya Protagen, yang diberikan terutama pada bayi yang dengan berat badan yang rendah.
  4. Menurut sumber protein, ada yang dibuat dari kacang kedelai, misalnya sobee, isomil, umumnya diberikan sebagai makanan tambahan pada bayi yang alergi terhadap susu sapi.
  5. Juga pembagian berdasarkan penggolongna komposisi nutrien yaitu : Adapted formula yang mempunyai komposisi nutrien serupa ASI, contohnya vitalac, S26, Nutrilon. Untuk susu yang complate formula seperti formula lain yang mengandung lengkap nutrien contohnya : SGM, Laktogen,Enfamil, Morigana)

Jenis makanan pendamping ASI yang dapat diberikan diantaranya adalah sebagai berikut :
  1. Buah-buahan yang dihaluskan atau dalam bentuk sari buah, misalnya : pisang ambon, pepaya, jeruk manis, tomat dan lainnya.
  2. Makanan lunak dan lembek seperti bubur susu dan nasi tim.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s