Tehnik Insersi dan Pengeluaran Implant

Tehnik Insersi dan Pengeluaran Implant:

Tehnik Insersi Implant
Pemasangan dilakukan pada bagian dalam lengan atas atau lengan bawah kira-kira 6-8 cm diatas /bawah siku, melalui insisi tanggal dalam bentuk kpas dan di masukan tepat di bawah kulit, perhatikan aseptis dan anti septis untuk memasang Implant (norplant)
  • Cuci daerah insersi dengan alcohol dan anti septic dan tutup sekotar daerah insersi dengan kain steril
  • Lakukan anesrtesi local (lidocain 1%) pada daerah insersi
  • Dengan pisan scalpel di buat insisi 3 mm sejajar dengan tekanan ke atas dan tanpa merubah sudut pemasukan
  • Masukkan ujung torcar melalui insisi sambil melakukan tekanan keatas dan tanpa merubah sudut pemasukan.
  • Masukan Implant kedalam trocarnya dengan batang pendorong Implant di dorong perlahan-lahan keujung trocar sampai treasa adanya tahunan, kemudian trocar perlahan-lahan di tarik kembali sampai garis batas dekat uung trocar terlihat pada insisi dan terasa implant keluar dari trocarnya. Raba lengan dengan jari untuk memastikan implant sudah berada pada tempatnya dengan baik.
  • Ubah arah trocar sehingga implant berikutnya berada 15o dari implant sebelumnya
  • Setelah semua implant terpasang lakukan penekanan pada tempat luka insisi dengan kasa steril untuk mengurangi perdarahan.
  • Luka insisi ditutup dengan kopres kering lalu lengan di balut dengan kasa untuk mencegah perdarahan.

Teknik pengeluaran Implan
Up implant umumnya lebih sulit dari insersi personal dapat timbul bila implant di pasang terlalu dalam atau bila timbul jaringan fibrous sekeliling implant.
Untuk Mengeluarkan Implant :
1. Cuci tangan akseptor dengan aseptis dan anti septis
2. Ttuka lokasi dari implant dengan jari-jari tangan
3. Suntikan anestasi local di bawah implant
4. Buat satu insisi 4 mm sedekat mungkin pada ujung-ujung implant pada daerah alat kipas
5. keluarkan implant pertama yang terletak paling dekat ke insisi atau yang treletak paling dekat ke permukaan
6. lakukan up implant dengan cara pop out/standard
7. berikan anestesi lagi bila di perluka untuk mengluarkan implant yang lain
8. tutup dan bungkus luka insisi seperti pada aat insersi.
9. up im;ant di batasi sampai wkatu 45 menit
10. setelah selesai up implant, rendam semua alat-alat yang sudah terpakai dalam cairan klorin 0,5% untuk dekontaminasi alat-alat tersebut.
4 (Empat) cara pengeluaran UP Implant (Norplant)
1. Cara Pop Out
Dorong ujung kapsul (arah bahu) kearah distal dengna ibu jaring sehingga mendekati lubang insisi, sementara jari telunjuk menahan bagian tengah kapsul sehingga ujung distal kapsul mendalam kulit.
2. Cara Standard
Jepit ujung distal kapsul dengan klem mosguito sampai kira-kira 0,5-1 cm dan ujung klemnya masuk di bawah kulit melalui lubang insisi, putar klem pada posisi 180 derajat di sekitar sumbu utamanya mengarah ke bahu akspetor
Berihksan jaringan-jaringan yang menempel di sekeliling klem dan kapsul dengan scalpel atau kasa steril sampai kapsul terlihat dengan klem circle, lepaskan klem mosquito dan keluarkan kapsul dengan klem circle.
3. Cara “U”
Dibuat insisi memanjang selebar 4 mm kira-kira 5 mm proksimal porksimal dari ujung kapsul ketiga dan ke empat. Kapsulnya yang akan di cabut di fiksasi dengna melatakkan jari telunjuk tangan kiri sejajar di samping kapsul-kapsul dipegang dengan klem lebih kurang 5 mm dari ujung distalnya kemudian di putar kearah pangkal atas bahu akspetor sehingga jaringan yang menyelubungi dengna memakia scalple untuk sterusnya di cabut keluar.
4. Cara tusuk “MA”
Memakai alat Bantu kawat atau jari roda sepada, satu ujung di lengkungkan sepanjang 0,5-1,5 mm sudut 90o dan di perkecil serta di runcingkan, sedang ujung yang lain di lengkungkan dalam satu bidang dengan lengkungan runcing tadi di pakai untuk pegangan operator, setelah kapsul di jept dngan pinset/klem arteri, jaringan ikat di bersihkan dengna pisau sampai kpasul tampak putih kemudian alat tusuk “MA” di tusukkan pada kapsul serta terus di kait keluar atua setelah kapsul di jepit dengan pinset/klem arteri, alat tusuk “MA” di tusukkan kedalam kapsul sambil di ungkit kearah luka insisi lalu pinset/kelm arteri, di lepaskan dan dengan pisau kapsul di bebaskan dari jaringan ikat, lalu di ungkit keluar dari luka insisi.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s